p2p lending umkm

Jangan Sembarang Pinjam Uang Online, Pastikan Fintech Terdaftar di OJK dan AFPI

Bisnis

Pinjam uang secara online kini menjadi alternatif yang diminati banyak orang. Pada dasarnya semua orang juga berhak untuk mendapatkan pinjaman modal usaha tentunya dengan cara yang mudah bahkan tanpa jaminan. Anda dapat merasakan nikmatnya pinjaman online tersebut pada perusahaan fintech peer to peer (p2p) lending yang mulai terkenal di masyarakat.

Pinjaman online ini tentunya hadir untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan dana dengan cepat, syarat yang diberikan juga cukup ringan, hanya mengumpulkan KTP dan juga kuota sebagai perantara, kemudian dalam kurun waktu kurang dari 2 hari, pinjaman sudah diterima di rekening peminjam.

Namun dibalik kemudahan yang disuguhkan, rupanya anda juga harus tetap waspada terhadap fintech yang abal abal. Sehingga anda sebagai masyarakat yang cerdas hendaknya memilih layanan fintech yang aman dan tentunya memiliki ijin resmi.

Simak beberapa tips keren agar mampu mengenali pinjaman online yang aman dan bebas tipu tipu:

  1. Pastikan Memilih Fintech Terdaftar di OJK dan AFPI

Tips pertama yang dapat anda lakukan ialah dengan memilih layanan fintech p2p lending, anda harus memastikan sebelumnya bahwa layanan tersebut telah terdaftar secara resmi pada OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).

Pada kesempatan ini, OJK memiliki peran untuk mengawasi, mengatur industri fintech dan melindungi nasabah selama menggunakan layanan fintech. Setelah itu pihak AFPI juga disahkan dan menjadi mitra strategis OJK sehingga dapat menjalankan tugas dan fungsi yang disandang Fintech P2P Lending di Indonesia.

Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa p2p lending umkm yang telah terdaftar pada sistem OJK dan AFPI tersebut telah aman dipilih oleh masyarakat. Sebagai wawasan tambahan tentunya anda perlu tahu, bahwa sejak 8 April 2019, jumlah fintech pinjaman yang telah terdaftar dan diawasi OJK dan anggota AFPI ada dalam catatan sebanyak 106 fintech p2p lending.

Anda juga harus memastikan tempat atau aplikasi pinjam online yang anda gunakan. Jadi sebelum melangkah alangkah baiknya jika anda memastikan terlebih dahulu jasa yang akan anda gunakan yang tentunya dapat diajak bekerja sama.

  1. Pilih Fintech yang Tersertifikasi ISO 27001

Tidak hanya terdaftar di OJK dan AFPI, anda tentunya tidak boleh melewatkan kesempatan emas untuk memilih fintech yang telah tersertifikasi melalui ISO 27001. Sistem ISO sebenarnya dilakukan oleh pihak bank, namun kini perusahaan fintech sudah dapat mengantongi ijin. Sertifikasi ISO 27001 telah dijadikan standard oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi melalui Permen Kominfo No. 4 Tahun 2016 Tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi dan menjadi persyaratan dari OJK melalui POJK Nomor 77/POJK.01/2016 yang berisi tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Menyimak dari adanya ISO 27001 tentunya membuat system keamanan pinjaman online lebih terjamin dan lebih dipercaya oleh masyarakat luas.

  1. Hindari Pinjam Uang di Banyak Pinjol

Agar dapat menggunakan fasilitas pinjaman online secara aman dan nyaman alangkah baiknya jika anda focus pada satu aplikasi pinjaman online. Sebelum pinjam uang, sadari akan kewajiban Anda untuk membayar uang yang dipinjam hingga lunas.

Anda hanya perlu mengatur keuangan dengan baik agar mampu membayar cicilan tepat waktu. Manfaat pinjaman online bisa bermanfaat positif apabila dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Sangat disarankan Anda menghindari pinjam uang online di lebih dari satu applikasi pinjaman.

Anda harus paham bahwa ada banyak aplikasi pinjaman online illegal yang tidak terdaftar di OJK memberikan iming-iming uang bisa cair lebih cepat dalam hitungan jam tanpa syarat berat. Tetapi ingat risikonya sangat berat! Anda bisa dikejar-kejar penagih utang (debt collector) hingga bunga pinjaman yang mencekik.

Sangat penting hindari prinsip ‘Gali Lubang Tutup Lubang’ alias utang di tempat lain untuk membayar utang yang satunya apalagi sampai utang di fintech pinjaman illegal untuk membayar utang di fintech lainnya. Intinya, mulailah belajar mengelola uang dengan baik agar cicilan utang lancar.

Pinjam Uang Online Aman, Cicilan Lancar 

Pada dasarnya pinjam uang secara online baik untuk kebutuhan pribadi ataupun membuka usaha mikro itu aman selama Anda sudah memastikan perusahaan yang menawarkan jasa pinjaman uang lewat aplikasi online sudah terdaftar di OJK dan AFPI. Sebaiknya hindari mencari informasi hanya berdasarkan sosial media, semisal Instagram dan Facebook. Ada banyak akun-akun palsu yang mencopy akun official fintech pinjaman online dan mencantumkan logo OJK. Ingat, hanya cek dengan benar di website OJK dan AFPI sebelum pinjam uang agar aman dan terhindar dari penipuan fintech bodong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *